Tampilkan postingan dengan label Perempuan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Perempuan. Tampilkan semua postingan

Rabu, 05 Oktober 2011

Bisnis Untuk Perempuan

,
Selain sama-sama perempuan, apa kesamaan antara Oprah Winfrey, Sumiwilujeng "Brownies Kukus Amanda", dan Moeryati Soedibyo?

Ya, ketiganya adalah perempuan-perempuan yang sukses membuat terobosan sekaligus menjadi enterpreuneur hebat di bidangnya masing-masing. Oprah sukses di industri media antara lain lewat talkshownya yang fenomenal "The Oprah Show", Sumiwilujeng mendulang untung dari brownies kukus Amanda yang menjadi salah satu oleh-oleh kuliner favorit dari Bandung, sementara Moeryati Soedibyo merupakan pengusaha kosmetik papan atas di negeri ini.

Tentu ada banyak tokoh perempuan lainnya yang sukses berbisnis. Ketiga sosok tersebut hanyalah contoh kecil saja. Malahan, Anda pun bisa menjadi salah satunya. Apalagi, ternyata kaum hawa amat cocok berkecimpung di dunia bisnis. Simak empat alasan utama mengapa perempuan harus berbisnis, seperti yang disampaikan General Manager Yummy Food Utama, Muassis Andang dalam seminar "Perempuan dan Uang" yang digelar Nova dan BundaInbiz.

1. Memperkecil Risiko
Di masa sekarang, bukan hal asing lagi kalau dalam rumah tangga baik suami maupun istri sama-sama bekerja. Namun, tak jarang pula hanya suami yang bekerja dan jadi tulang punggung ekonomi keluarga. Nah, agar bisa semakin mendukung kebutuhan hidup sehari-hari, tak ada salahnya bila istri menjalankan bisnis dari rumah.

Dengan begitu, sumber pemasukan dari suami tetap "aman" sementera istri bisa ikut menunjang nafkah keluarga. Risiko suami ditegur kantor karena berbisnis di luar pekerjaan utamanya pun bisa dihindari. Yang perlu diingat, suami-istri saling mendukung dalam menjalankan bisnis tersebut.

2. Multitasking
Salah satu kelebihan yang dimiliki perusahaan adalah bisa mengerjakan banyak hal sekaligus (multitasking). Misalnya, memasak sambil menjaga anak. karateristik ini adalah kompetensi dasar yang dibutuhkan dalam berbisnis. "Dan ini tidak dimiliki pria," kata Muassis. Perempuan bisa menjalankan fungsi-fungsi dalam bisnis sekaligus mulai dari pemasaran, penjualan, sampai manajemen SDM.

3. Pengambil keputusan
Coba perhatikan, umumnya siapa yang akan menentukan pilihan rumah akan dibeli, perabotan dan keperluan rumah tangga, atau baju dan kemeja untuk suami. Para ibu, bukan? "Disadari atau tidak, wanita merupakan pengambil keputusan untuk hampir setiap pembelian yang terjadi," ujar Muassis.

Bisa dikatakan, perempuan adalah konsumen terbesar dari hampir semua produk yang ada di pasaran. Jika posisinya di balik perempuan sebagai produsen atau pebisnis, maka "perempuan akan lebih faham dan dapat merasakan keinginan konsumen sebagai representasi dirinya sendiri," jelas Muassis.

4. Era Informasi
Satu hal lagi yang menjadi kelebihan perempuan adalah kemampuannya membentuk networking dan berkomunikasi. Ini bisa ditunjukkan lewat komunitas-komunitas yang diikuti dan dibentuk perempuan. utamanya, di era teknologi dan informasi seperti sekarang ini. Muassis menyebutkan, sebuah penelitian di AS menunjukkan pada tahun 2000, 6 dari 10 pengguna website adalah perempuan. Bisnis online pun menjadi alternatif yang menguntungkan.

Dengan naluri berkomunikasi dan networking perempuan yang umumnya melebihi pria, Muassis optimis perempuan akan lebih sukses berbisnis dengan memanfaatkan teknologi informasi yang berkembang kian pesat.

Siapa tahu, dengan mengoptimalkan empat hal tersebut dan disertai perencanaan dan pengelolaan yang matang, Anda pun bisa menjadi Oprah, Moeryati, dan Sumiwilujeng berikutnya.


www.kompas.com


Read more

Perempuan Membangun Jaringan Bisnis

,
Bagi seorang perempuan, memulai membangun dan memelihara jaringan (networking) terkadang sangat sulit. Padahal, kekuatan networking sangatlah penting untuk memulai suatu usaha, bahkan mengakomodir karakter dasar perempuan yang gemar berinteraksi. Ketua Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (Iwapi) Rina Fahmi Idris berbagi tips untuk membangun networking dari Forum Women in Leadership 2008 di Jakarta, Jumat (21/8). Silahkan mencermatinya.

1. Belajar dari tulisan dan film inspiratif mengenai networking. Rina merekomendasikan sebuah film berjudul 6 Degrees of Separation. Menurut Rina, film ini menceritakan bahwa sebenarnya kita itu hanya berjarak enam orang dari seseorang yang akan sangat berpengaruh tentang kehidupan kita. "Masing-masing dari kita kenal seseorang, yang dikenal seseorang dan yang akan mengenalkan seseorang kepada kita dan seterusnya," ujar putri Menteri Perindustrian Fahmi Idris ini.
2. Buatlah orang lain menjadi lebih penting daripada diri kita sehingga kita dapat membuat diri kita menjadi penting bagi mereka.
3. Secara alami, seseorang senang dan mau untuk membantu orang lain. Mintalah pertolongan dengan manis.
4. Maksimalkan setiap kesempatan pertemuan. Kita tidak akan pernah tahu kapan dan siapa yang akan kita temui dan berguna untuk kehidupan kita. "Kemanapun usahakan terlebih dulu menjabat tangan dan bisa bertukar kartu nama," tambah Rina. Sekali lagi, jangan pernah lupa membawa kartu nama saat keluar rumah.
5. Dalam acara-acara yang menarik dan sesuai dengan kebutuhan kita, berupayalah untuk menunjukkan kebanggaan terhadap diri sendiri dan apa yang dikerjakan. "Jadilah diri sendiri, jangan pernah menjadi sebuah imitasi dari orang lain," tandas Rina. Selain itu, jangan pernah merasa grogi ketika bertemu dengan orang-orang yang jabatannya lebih tinggi dari kita. Berpikirlah cepat mengenai suatu topik yang akan dibicarakan bersamanya dan aktif bertanya tentang aktivitas mereka.
6. Ingatlah, siapa pun akan setia terhadap kita saat mereka sudah mengenal kita dengan baik dan percaya pada kita.
7. Beri nilai dalam hubungan kita dengan orang lain, seperti newsletter dan website jika dalam perusahaan atau organisasi, blog pribadi untuk memperkenalkan diri kita atau berbagai bentuk kartu ucapan dalam momen-momen spesial, mentraktir teman atau kenalan dan yang terpenting selalu bersikap santun dan hangat.
8. Buatlah orang mengingat kita dengan berlaku santun, menyenangkan, pro aktif dan menepati janji. Ucapan awal 'Wow!' biasanya membuat seseorang mudah diingat.
9. Yang terakhir menurut Rina, "Cara networking yang paling ampuh adalah silaturahmi," ujar Rina. Baik silaturahmi 4 mata, 6 mata secara langsung sehingga bisa saling memberikan referensi, rekomendasi, dan bertukar informasi.


www.kompas.com


Read more

Popular posts

 

Promosi Bisnis | Iklan Bisnis Anda Copyright © 2011 -- Template created by O Pregador -- Powered by Blogger